Berbagi...


Harmonis Lewat Pemahaman Dari Awal

Dalam perjalanan saya ke negara India dan Nepal sebagai pengantar tamu tak henti hentinya saya belajar untuk menambah pengetahuan saya di bidang sejarah masa lampau khususnya di daerah Hindu Kush. dimana  menyangkut cara hidup manusia termasuk juga konsep-konsep ketuhanan. Informasi yang saya dapatkan saya simpan di blog ini dan berbagi dengan anda. Maafkan saya kalau ada yang tidak bekenan. Hindu bukan suatu agama melainkan suatu budaya yang kaya dan besar. Hindu awalnya adalah pengetahuan filsafat dan cara-cara hidup, refleksi dari pengalaman hidup juga pengalaman ilmiah yang berdasarkan pikiran dan rasio. Kata hindu berasal dari bahasa Sansekerta yaitu sindu yang artinya sungai. Sekarang wilayah ini menjadi milik wilayah negara Pakistan. Kata Sindu berubah menjadi hindu terjadi pada waktu bangsa Sumeria atau Iran memasuki dan menguasai daratan India sekitar 2000 tahun SM. Hindu adalah identitas geograpi yaitu untuk mengacu kepada wilayah atau daerah yang membentang dari Himalaya di bagian utara sampai Samudera Hindia di selatan. Kepulauan Nusantara secara geography berada di sebelah Samudera Hindia. Sehingga termasuk wilayah Hindu atau Hindustan. Belanda juga menyebutnya sebagai Dutch East Indie atau India bagian timur. Kemudian sekarang bernama Indonesia sekitar abad ke delapan belas. Kata Indonesia berasal dari kata Yunani yaitu Indo artinya India dan nesos artinya kepulauan di India. Peradaban Mahenjo- Daro dan Harappa menjadi salah satu peradanan tua dunia. Berdasarkan tes radio karbon peninggalan arkeologi di lembah sepanjang sungai Sindu berumur sekitar tiga ribu empat ratus tahun sebelum masehi atau kurang labih enam ribu tahun yang lalu. Penemuan barang arkeologi seperti patung yogi yang sedang melakukan hata yoga duduk kaki dilipat, patung lembu, siva lingga dan masih banyak penemuan lagi. Pada waktu itu manusia menerapkan ajaran  ahimso peramo dharma artinya ajaran tanpa kekerasan atau nonviolence. Kemudian masuk bangsa Sumaria atau Iran kisaran seribu lima ratus tahun sampai tujuh ratus tahun sebelum masehi menyebabkan mereka yang mendiami daerah ini berpindah ke selatan. Mereka adalah bangsa Dravida. Di budaya hindu ada lima agama. Ada yang disebut Sanatan Dharma, Jain Dharma, Budha Dharma, Sikh Dhama, Waisnawa Dharma. Di dalam Weda tidak ada disebutkan hindu tetapi Sanatan Dharma yang artinya sesuatu yang tak pernah berakhir. Apakah itu? Dia adalah sang jiwa atau atman atau spark divine. Dia terus mengembara untuk mencari tubuh baru sesuai dengan karmanya. Adapun tujuan akhir dari dari kehidupan ini adalah untuk mencapai kebebasan atau moksa terbebas dari kelahiran yang berulang-ulang atau samsara. Saya akan tulis di bagian akhir tulisan ini.

Tidak ada bunga yang mekar dengan cara yang sama dengan bunga yang mekar kemarin.

Ungkapan diatas adalah untuk mewakili hindu sebagai spiritual demokrasi. Setiap orang atau individu bebas untuk mengambil atau menempuh jalan spiritual dari berbagai macam cara yang dimuat dalam weda.  Satu cara berkeyakinan akan diikuti oleh beberapa orang karena mereka mempunyai sense dan cara berkeyakinan yang sama. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan terbentuk kelompok lain yang yang tentunya mereka cocok dengan cara berkeyakinan yang lain. Walaupun di permukaan kelihatan banyak cara yang berbeda tapi di hindu ada suatu sistem yang dipakai untuk memahami semua perbedaan itu. Sistem itu untuk meningkatkan persepsi kita yang melampau semua bentuk cara yang berbeda, semua budaya, semua bentuk keyakinan atau mindset manusia.  Sistem itu bernama yoga. Yoga bukan agama, bukan hanya gerak tubuh, bukan suatu ideologi, bukan juga suatu bentuk kepercayaan tapi yoga artinya kesatuan. Seorang yogi akan mampu melihat semua perbedaan itu hanya berbeda di permukaan tetapi dia mampu menggali lebih dalam sehingga tampak sesungguhnya  semua perbedaan itu adalah satu kesatuan yang saling mengikat. Realita yang terjadi perbedaan cara sering menimbulkan konflik karena belum mampu memahaminya. Diperlukan usaha keras di dalam pencapain itu dimana seseorang sudah mampu melepas keterikatan antara untung rugi, jelek bagus, kaya miskin dan sifat dualisme lainnya. Seorang yang benar-benar agamis tidak akan pernah mengalami konflik dalam batinnya terhadap semua perbedaan.

Hindu tradisi yang universal

 

Untuk menjaga keuniversalan agama hindu hendaknya pemahaman dasar tak pernah dilupakan yaitu:

Agama hindu tidak mempunyai satu cara bentuk pemujaan atau satu doktrin tertentu kepada Tuhan, Agama hindu tidak diciptakan oleh satu orang rsi melainkan banyak rsi yang melakukan kontemplasi dab memberikan kontribusi untuk meguak rahazia keindahan alam semesta ini. Agama hindu bukan diciptakan oleh satu rsi.  Pengetahuan spiritual yang didapatkan oleh para rsi kemudian dicatat dan dikumpulkan menjadi kitab suci yang disebut Weda. Bukunya disebut fisik weda sedangkan pengetahuannya disebut Weda. Weda artinya pengetahuan atau to know dalam Bahasa Inggris. Sesungguhnya tidak ada yang mengetahui keseluruhan kebenaran itu. Sehingga di dalam kitab suci weda terkumpul banyak cara atau sistem kepercayaan, ritual atau korban suci yang didapat oleh banyak resi. Semua rsi mempunyai pengalaman spiritual yang berbeda-beda. Pengalaman spiritualnya itu ditulis oleh para muridnya atau keturunannya dan dijaga kesakralannya sehingga realita yang terjadi cara satu resi dengan yang lainnya di dalam suatu pelaksanaan yadnya atau korban suci tidaklah sama. Sehingga Wisnu turun dalam wujud Krishna dan budha untuk meluruskan pengetahuan yang pernah diturunkan dan yang diterima oleh para rsi. Semua cara bhakti yang dilakukan manusia boleh dengan berbagai cara karena setiap orang mempunyai rasa serta temperamen yang berbeda-beda. Cara yang berbeda-beda itu juga disebabkan oleh memori karma yang ada pada setiap orang.  Perbedaan di dalam menempuh cara berkeyakinan itu sering disebut spiritual demokrasi. Spiritual demokrasi ini sudah ada tiga ribu empat ratus tahun sebelum masehi di India utara di Mahenjo Daro dan Harappa yang sekarang menjadi wilayah Pakistan. Dan sampai sekarang masih sering kita temukan dimana setiap pemimpin suatu upacara mempunyai versi atau cara yang berbeda dengan pemimpin upacara yang lainnya.

Taman yang indah karena terawatnya berbagai macam tanaman.

 


Komentar

  1. Mantap Pak De Radha, sangat menginspirasi, tambah pengetahuan, ternyata Hindu begitu luas ya.... semoga semakin banyak yg mau menggalinya, dgn rasa penasaran yg besar...unt masuk lebih dalam, swaha.

    BalasHapus
  2. Mari belajar bersama a..saya banyak kurang maaf

    BalasHapus

Posting Komentar